Sembelit bisa muncul setelah berhenti merokok pada sebagian orang. Nikotin mungkin selama ini ikut mengatur rutinitas, nafsu makan, asupan cairan, stres, dan jam BAB kamu. Begitu rutinitasnya berubah, pencernaan bisa terasa kurang lancar untuk sementara.
Sebuah studi pada lebih dari 1.000 pasien klinik berhenti merokok menemukan keluhan sembelit meningkat setelah berhenti, paling terasa sekitar minggu kedua, dan dialami sekitar satu dari enam orang.
Tulisan ini bersifat informasi dan bukan pengganti saran dokter. Kalau keluhannya terasa berat atau tidak biasa, segera cari bantuan medis.

Mulai dengan cukup minum, menambah serat secara bertahap, makan teratur, dan bergerak ringan. Jika muncul sakit perut hebat, muntah, darah, atau keluhan tidak membaik, periksakan ke dokter.
Kenapa pencernaan bisa terasa kurang lancar
Buat sebagian orang, berhenti merokok mengubah ritme harian secara keseluruhan. Rokok pagi mungkin selama ini menempel dengan kopi dan jadwal ke kamar mandi. Nafsu makan berubah. Jumlah air yang diminum berubah. Stres naik. Gerak badan bisa berkurang karena kamu merasa lelah. Semua itu bisa memengaruhi pencernaan.
Apa yang bisa membantu
Mulai dari yang sederhana:
- Minum air secara teratur.
- Tambah serat pelan-pelan: buah, sayur, oat, kacang-kacangan, biji-bijian utuh.
- Makan di jam yang kira-kira sama setiap hari.
- Jalan kaki beberapa menit setelah makan kalau memungkinkan.
- Jangan tahan kalau sudah ada dorongan untuk BAB.
Segera cari bantuan medis kalau ada sakit perut hebat, muntah, darah, demam, atau sembelit yang tak kunjung membaik.
Sembelit ini bagian dari gambaran putus nikotin yang lebih luas, jadi baca juga gejala putus nikotin yang umum, naik berat badan setelah berhenti merokok, dan garis waktu berhenti merokok secara keseluruhan.
Sumber
- Ringkasan sembelit NHS: https://www.nhs.uk/conditions/constipation/
- MedlinePlus sembelit: https://medlineplus.gov/constipation.html
- Smokefree.gov: https://smokefree.gov/challenges-when-quitting/cravings-triggers/how-manage-cravings
- Smokefree.gov putus nikotin: https://smokefree.gov/challenges-when-quitting/withdrawal/managing-nicotine-withdrawal
- Tips berhenti merokok CDC: https://www.cdc.gov/tobacco/campaign/tips/quit-smoking/index.html
- Gejala putus nikotin CDC: https://www.cdc.gov/tobacco/campaign/tips/quit-smoking/7-common-withdrawal-symptoms/index.html
- Hajek P, Gillison F, McRobbie H, “Stopping smoking can cause constipation,” Addiction (2003): https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/14616182/ (dalam studi klinik berhenti merokok, sembelit meningkat setelah berhenti dan dialami sekitar satu dari enam orang)
- Hughes JR, “Effects of abstinence from tobacco: valid symptoms and time course,” Nicotine & Tobacco Research (2007): https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17365764/ (sembelit disebut sebagai kemungkinan efek berhenti merokok)
Pertanyaan yang sering diajukan
-
Apakah sembelit umum terjadi setelah berhenti merokok?
- Sebagian orang mengalaminya, terutama saat rutinitas, makanan, minum, dan stres berubah. Jangan dibiarkan kalau berat atau terus berlanjut.
-
Boleh tidak pakai obat pencahar?
- Tanyakan dulu kepada apoteker atau dokter, apalagi kalau kamu punya kondisi kesehatan lain atau keluhan tambahan.
-
Apa yang sebaiknya dicatat?
- Catat asupan air dan serat, aktivitas fisik, stres, serta sudah berapa hari keluhannya berlangsung. Catatan ini memudahkan kamu menjelaskannya kalau membutuhkan bantuan medis.